Tugas 1 : Diskriminasi
Pengertian Diskriminasi
Diskriminasi adalah suatu perlakuan yang berbeda yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok manusia terhadap seseorang atau kelompok yang lain sehingga mengakibatkan adanya kesenjangan dalam berbagai hal antara orang yang satu dengan orang yang lain, antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain.
Diskriminasi merupakan suatu perilaku yang sangat menyimpang dan bertentangan dengan semua kaidah-kaidah yang ada didalam kehidupan di muka bumi. Baik dalam pancasila, undang-undang, prinsip-prinsip kenegaraan, bhineka tunggal ika, maupun dalam ranah hukum Islam. Diskriminasi sangat tidak dibenarkan karena akan merampas hak dan kekuasaan seorang manusia dalam berkehidupan.
Bentuk Diskriminasi
- Diskriminasi kasar—aksi negatif terhadap objek prasangka rasial, etnis, atau agama—dan kriminalitas berdasarkan kebencian (hate crimes)—kriminalitass yang berdasar pada prasangka rasial, etnis, dan tipe prasangka lainnya. Contoh: James Byrd seorang lelaki afro-amerika yang diseret dibelakang truk hingga meninggal oleh seorang laki-laki berkulit putih dengan prasangka tinggi.
- Diskriminasi halus: rasisme modern (rasial implicit)—rasisme berusaha menutup-nutupi prasangka di tempat umum, tetapi mengekspresikan sikap-sikap mengecam ketika hal itu aman dilakukan—dan tokenisme—contoh di mana individu menunjukkan tingkah laku positif yang menipu terhadap anggota kelompok out-groupkepada siapa mereka merasakan prasangka yang kuat. Kemudian tingkah laku tokenistic ini digunakan sebagai alasan untuk menolak melakukan aksi yang lebih menguntungkan terhadap kelompok ini. Contoh: sebuah bank yang mempekerjakan orang dari etnis tertentu, supaya tidak disangka melakukan diskriminasi juga mempekerjakan masyarakat pribumi. Namun, masyarakat pribumi ini nantinya akan dipersulit untuk kenaikan jabatan.
Penyebab Diskriminasi
Adapun penyebab adanya perilaku diskriminasi adalah didorong adanya beberapa faktor, antara lain yaitu :
- Adanya persaingan yang semakin ketat dalam berbagai bidang kehidupan.
- Adanya tekanan dan intimidasi yang biasanya dilakukan oleh kelompok yang dominan terhadap kelompok atau golongan yang lebih lemah.
- Ketidakberdayaan golongan miskin akan intimidasi yang mereka dapatkan membuat mereka semakin terpuruk dan menjadi korban diskriminasi.
Ketiga faktor tersebut adalah penyebab mengapa diskriminasi selalu ada dan semakin menjadikan masyarakat yang terdiskriminasi menjadi terpuruk kedalam jurang diskriminasi.
Banyak bentuk ataupun macam dari perilaku diskriminasi, antara lain adalah diskriminasi ras, etnis, agama, polotik, dan lain sebagainya. Semuanya memiliki ciri dan katrakterstik yang berbeda. Salah satunya adalah diskriminasi berdasarkan ras.
Diskriminasi ras adalah setiap pembedaan, pengecualian, pembatasan atau pilihan berdasarkan ras, warna kulit, keturunan atau asal-usul etnik atau kebangsaan, yang mempunyai tujuan atau berakibat pada mengurangi pengakuan, perolehan atau pelaksanaan HAM dan kebebasan dasar, dalam suatu kesederajatan, dibidang politik, ekonomi sosial, budaya atau bidang-bidang kehidupan masyarakat lainya.
Identitas keberagaman di Indonesia terus diuji dengan beragam tindakan diskriminasi. Selama 14 tahun setelah reformasi, setidaknya ada 2.398 kasus kekerasan dan diskriminasi yang terjadi di Indonesia. Yayasan Denny JA mencatat, dari jumlah itu paling banyak kekerasan terjadi karena berlatar agama/paham agama sebanyak 65 persen. Sisanya, secara berturut-turut adalah kekerasan etnis (20 persen), kekerasan jender (15 persen), dan kekerasan orientasi seksual (5 persen). Konflik Maluku menjadi konflik kekerasan dengan latar agama yang telah menelan korban terbanyak, yakni 8.000-9.000 orang meninggal dunia, dan telah menyebabkan kerugian materi 29.000 rumah terbakar, 45 masjid, 47 gereja, 719 toko, 38 gedung pemerintahan, dan 4 bank hancur. Rentang konflik yang terjadi juga yang paling lama, yakni sampai 4 tahun. Sementara konflik Sampit yang berlatar belakang etnis, yakni antara Dayak dan Madura, telah menyebabkan 469 orang meninggal dunia dan 108.000 orang mengungsi. Rentang konfliknya pun mencapai 10 hari. Konflik kerusuhan di Jakarta yang terjadi pada 13-15 Mei 1998 juga tidak kalah hebatnya. Konflik ini menelan korban 1.217 orang meninggal dunia, 85 orang diperkosa, dan 70.000 pengungsi. Meski hanya berlangsung tiga hari, kerugian materi yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 2,5 triliun. Konflik Ahmadiyah di Transito Mataram telah menyebabkan 9 orang meninggal dunia, 8 orang luka-luka, 9 orang gangguan jiwa, 379 terusir, 9 orang dipaksa cerai, 3 orang keguguran, 61 orang putus sekolah, 45 orang dipersulit KTP, dan 322 orang dipaksa keluar Ahmadiyah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa yang besar, konflik ini mendapat sorotan media cukup kuat dan rentang peristiwa pascakonflik selama 8 tahun yang tak jelas bagi nasib para pengungsi. Konflik kekerasan yang terjadi di Lampung Selatan telah menimbulkan korban 14 orang meninggal dunia dan 1.700 pengungsi.
Ada suatu peristiwa dimana pada saat itu terjadi diskriminasi berdasarkan ras. Ada seseorang yang memliki warna kulit agak sedikit hitam. Dalam pergaulanya sehari-hari dia sering dikucilkan, juga sering ditinggalkan oleh teman-temanya yang memiliki warna kulit lebih putih daripada dia. Hal tersebut menunjukkan bahwa diskrimansi yang berbau rasial sangat sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan sudah menjadi patologi sosial. Banyak masyarakat yang kurang peduli akan hal itu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya peranan pemerintah dalam menetapkan kebijakan-kebijakan yang pas dan sesuai dengan keadaan yang demikian. Seluruh elemen masyarakat disini juga sangat diperlukan perananya, baik dalam hal pencegahan (preventif), represif, maupun dalam hal pengawasan (controling).
Dampak Diskriminasi
Dampak negatif:
Diskriminasi mempunyai dampak negatif. Antara lain :
- Adanya kesenjangan sosial
- Tidak adanya rasa saling menghargai
- Berkurangnya rasa nasionalisme
- Tidak adanya tenggang rasa
- Tidak adanya rasa toleransi
- Masyarakat tingkat atas menganggap bahwa diskriminasi adalah sesuatu yang wajar, sehingga mereka cenderung mengulangi hal tersebut secara terus menerus.
Dampak positif :
Selain mempunyai dampak negatif diskriminasi juga mempunyai dampak positif. Dampak positif ini memang agak lebih kurang dirasakan oleh masyarakat kebanyakan. Walaupun banyak masyarakat menganggap secara keseluruhan diskriminasi adalah negatif tetapi pada kenyataannya diskriminasi mempunyai dampak positifnya juga. Antara lain :
- Memudahkan masyarakat dalam berinteraksi dengan kelas sosialnya
- Menumbuhkan rasa sadar diri dimana kelas sosial mereka berada sehingga mereka mengetahui status dan perannya dalam suatu organisasi masyarakat.
- Pengkategorian ini dapat menimbulkan dan dapat memotivasi masyarakat kelas bawah untuk berusaha naik ke kelas social yang lebih tinggi.
Cara Untuk Mengatasi Diskriminasi :
- Belajar tidak membenci, karna dapat membahayakan diri sendiri bahkan orang lain.
- Mencoba berinteraksi dengan kelompok lain yang berbeda.
- Mengkaji ulang antara “kita” dan “mereka”. Pengkategorian ulang ini akan menimbulkan pandangan yang berbeda dengan sebelumnya.
- Pelajaran multiculturalisme harus dimasukkan kedalam pendidikan nasional dan dimulai sejak kecil.
Tugas 2 : Perkembangan teknologi bidang Sastra
Seiring perkembangan jaman dan teknologi, muncul berbagai macam media penyampaian bahasa. Sastra adalah contoh salah satu ‘bahasa’ yang di dalamnya terkandung suatu seni dan budaya. Bila pada jaman dulu, sastra disampaikan Hanya secara lisan, maka pada perkembangannya sastra mulai dituangkan secara tertulis, dan karena kemajuan teknologi saat ini perkembangan sastra masing-masing budaya dapat diketahui dan diakses siapa saja.
Salah satu contoh perkembangan sastra akibat perkembangan zaman dan teknologi dapat dilihat di salah satu media sosial yang terkenal yaitu twitter. twitter merupakan situs mikroblogging dimana penggunanya dapat menuliskan sesuatu yang terbatas dalam 140 karakter huruf. Di sini, saya menemukan satu akun bernama fiksimini (@fiksimini) yang memuat suatu cerita yang tertulis tidak lebih dari 140 karakter. fiksimini memuat ulang tulisan yang cukup baik dari para pengikut akunnya, agar dapat dilihat oleh pengikut akun yang lainnya.
Kemunculan salah satu bentuk sastra ini tidak terlepas dari peran manusia itu sendiri sebagai subjeknya. Perkembangan teknologi merupakan tuntutan perkembangan budaya manusia. Munculnya televisi, komputer, terlebih lagi internet, benar-benar membawa kehidupan manusia ke suatu tahap yang tidak terbayangkan sebelumnya.
Membicarakan mengenai dampak internet,pasti akan muncul berbagai jawaban pro dan kontra terhadap hal ini,tergantung darimana kita memandang dan menggunakan internet itu sendiri. Tapi tidak dipungkiri, adanya internet dapat merubah suatu budaya seseorang,sekelompok orang di suatu lingkungan masayarakat, bahkan di suatu negara. Hal inilah yang perlu dipahami bagi semua mahasiswa yang belajar dalam bidang teknologi informasi. Komputer,internet,dan televisi hanyalah sarana semata. Tapi pemahaman akan budaya,terutama budaya bangsa sendiri sangat penting sehingga nantinya kita tidak akan terpengaruh. Manusia yang mengendalikan media,bukan kita yang dikendalikan media.Karena kitalah pencipta dari media tersebut.
Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2012/12/23/15154962/Lima.Kasus.Diskriminasi.Terburuk.Pascareformasi
http://habibwakit.blogspot.co.id/2013/11/diskriminasi-rasial.html
http://wasisyuda.blogspot.co.id/2014/08/diskriminasi.html
https://annisaavianti.wordpress.com/2010/07/27/prasangka-penyebab-dampak-dan-cara-mengatasinya/
http://room1028.blogspot.co.id/2012/03/sastra-dalam-perkembangan-budaya-dan.html